Tuesday, August 14, 2012

Rindu itu Airmata

Rindu itu airmata

Yang pertama jatuh tepat di sudut mata

Tataplah wajah yang dirundung rindu kelu ini

Kau hanya akan mendapati bayanganmu di sana

Tahukah mengapa?

Kau bias resah yang menjelma dalam deru nafas rindu

Membutakan dan mematikan logika akan hitammu

Hanya ada rindu menggebu

Tak tahu kapan tersampai

Mungkin sekarang, mungkin akan menguap

Tak terlihat memang,

tapi dia sedang berkumpul dengan uap rindu lain yang siap menghujanimu

Dengan airmata, aku rindu.


- Draft become sent  -

2 comments: