Rindu itu airmata
Yang pertama jatuh tepat di sudut mata
Tataplah wajah yang dirundung rindu kelu ini
Kau hanya akan mendapati bayanganmu di sana
Tahukah mengapa?
Kau bias resah yang menjelma dalam deru nafas rindu
Membutakan dan mematikan logika akan hitammu
Hanya ada rindu menggebu
Tak tahu kapan tersampai
Mungkin sekarang, mungkin akan menguap
Tak terlihat memang,
tapi dia sedang berkumpul dengan uap rindu lain yang siap menghujanimu
Dengan airmata, aku rindu.
- Draft become sent -
bagus mbak :))
ReplyDeleteThankyou intan :) mana blogmu? ;)
Delete