Monday, September 10, 2012

Tanya Untukmu


Aku tak lagi mengenal siang dan malam
Tak ada bedanya bila tetap sama yang kurasa
Rindu yang tak kunjung padam
Sesak yang tak kunjung reda
Di sini, tepat di hati.

Sampai kapan?
Sampai kapan diammu menyiksa setiap waktuku?
Sampai kapan acuhmu menjalarkan sakit di hati?
Sampai kapan tanya ini menjejaliku bertubi-tubi?

Bagaimana bila …
Aku tak cukup sabar menunggumu?
Sabarku kian terkikis oleh waktu?
Hati ini layu dan mati rasa untukmu?


Teruntuk kamu yang kian acuh dan menjauh, detik inipun aku masih menunggu ...
- @nilakdp -

9 comments:

  1. hm I think you'd better tell him directly deh nil, biar dia tau. cuma saran aja sih :)

    ReplyDelete
  2. aku rasa dia sudah lebih dari cukup tau kok ret :) iya makasih sarannya *peluk*

    ReplyDelete
  3. kalo dia tau, seharusnya dia ngga diem terus kan? :) *peluk balik* sabar yah!

    ReplyDelete
  4. nyatanya dia tak berbuat apapun dan hanya diam. yah, emang cuma bisa sabar kok ret :)

    ReplyDelete
  5. Begini banget ya nasib perempuan. Hiks :'c

    ReplyDelete
  6. hehe mungkin aku yg terlalu mendramatisir ret :')

    ReplyDelete
  7. ah nggak kok. aku pernah di posisimu :)

    ReplyDelete